Mengaku Anggota Narkoba Polda Metro Jaya perdaya korbanya hingga menderita kerugian 50juta

TIPU SMS02Humas Res Jaksel, Selasa 2 April 2013
Kepanikan terjadi pada Ketty Anwar Pr 56th warga Gunung putri Bogor saat menerima telephone dari Bambang  yang mengaku anggota Narkoba Polda Metro Jaya  dari HP 085761086883 bahwa anaknya tertangkap karena kedapatan narkoba jenis sabu 02/4/2013  dini hari.

Pelaku menawarkan damai dengan meminta transfer uang  tanpa berpikir kemudian Korban melalui ATM Bank BCA Cirkle K Jl Ciranjang Kebayoran Baru Jaksel mengirim uang  sebesar Rp 44.850.000,- ke Rek 9000002606144 An. FANNI FRANSISKA dan pengisian pulsa Rp 1.000.000 ke No HP 081262015842, kemudian pagi harinya anaknya akan di antar pelang.

Korban pagi harinya menunggu anaknya tidak kunjung pulang akhirnya menelphone melalui HP namun terkejut ternyata anaknya yang bekerja di swasta sedang tugas luar kota ke Makasar , sadar tertipu melaporkan ke Polres Jaksel

Kety saat dimintai keterangan waktu melaporkan ke Polres Metro Jaksel ” Siapa yang tidak panik , anak tulang punggung keluarga di tangkap Polisi karena membawa sabu yang saya ikuti aja yang penting jangan ditahan ” ungakpnya penuh kekecwaan

Sementara Tony Ceo Hotel Puri Denpasar menerima telphone dari No HP 082377777216 HARRY JOHNHARD yang mengaku Kabid Imigrasi Jaksel menyatakan bahwa tamunya Mr Zhang saat ini berada di Tahanan Imigrasi Jaksel dan meminta uang agar tidak dideportasi kenegaranya , kemudian Tony  mengirim uang melalui transfer ke Mesin ATM  Ciputat Tangsel ke Rekening Bank Mandiri 1190006301905 An Taufik Kurniawan sebesar Rp 110 juta 1/4/2013 sekitar jam 18.00 wib , namun saat di konfirmasi ke Kantor Imigrasi bertemu dengan Bp Dony menyatakan bahwa nama HARRY JOHNHARD bukan Kabid Imigrasi merasa tertipu melaporkan ke Polres Metro Jaksel.

Kasubag Humas Kompol Aswin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan kasus dalam penyidikan Polres Metro Jaksel , dihimbau berulang kali kepada warga masyarakat bila mendapat telp / sms yang mengaku anggota Polri hendaknya dichek kebenaraanya ke kesatuannya melalui telp 11o sehingga dapat diketahui kebenaraanya, agar tetap berhati – hati dan waspada pelaku penipuan dengan modus sms/telp masih mencari korbannya ” tandasnya

BS/JS

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s